Jumat, 23 September 2016

MATERI KRIDA REKSA WANA



Reksa Wana berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari dua suku kata yaitu : Reksa dan Wana. Reksa berarti menjaga/melindungi dan Wana berarti hutan. Dengan demikian Reksa Wana berarti segala bentuk kegiatan dalam rangka menjaga dan melindungi hutan.

Krida Reksa Wana, terdiri atas 13 (tiga belas) SKK :
1.        SKK Keragaman Hayati
2.        SKK Konservasi Kawasan
3.        SKK Perlindungan Hutan
4.        SKK Konservasi Jenis Satwa
5.        SKK Konservasi Jenis Tumbuhan
6.        SKK Pemanduan
7.        SKK Penulusuran Gua
8.        SKK Pendakian
9.        SKK Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan
10.    SKK Pengamatan Satwa
11.    SKK Penangkaran Satwa
12.    SKK Pengendalian Perburuan
13.    SKK Pembudidayaan Tumbuhan.

MATERI KRIDA GUNA WANA



ARTI GUNA WANA

Krida Guna Wana adalah salah satu krida Saka Wanabakti.   Guna Wana terdiri dari atas kata Guna yang berarti manfaat dan kegiatan sedangkan Wana berarti hutan dan hasil hutan. Guna Wana adalah penyempurnaan dari istilah maupun kegiatan pengusahaan Hutan, yang menurut UU No. 5 tahun 1976 tentang ketentuan pokok Kehutanan telah disebutkan secara jelas terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut : Penanaman, pemeliharaan, Penebangan, Pengolahan, dan Pemasaran. Dengan demikian kegiatan-kegiatan di dalam Guna Wana tidak hanya meliputi kegiatan pemanfaatan hutan saja, melainkan juga kegiatan-kegiatan yang mendukung atau terselenggaranya pemanfaatan hutan tersebut secara lestari dan berdaya guna.

MATERI KRIDA BINA WANA



ARTI BINA WANA

Krida Bina Wana adalah salah satu krida Saka Wanabakti.   Bina Wana terdiri dari atas kata Bina yang berarti membina/mengelola/merawat sedangkan Wana berarti hutan.
Sumber daya alam hutan memegang peran penting bagi kelangsungan makhluk hidup, karena disamping mempunyai fungsi produksi (kayu dan non kayu) juga berfungsi sebagai pengatur tata air, pencegah kerusakan tanah, pengatur sirkulasi oksigen, dan sumber daya alam genetika.

Secara khusus, pada tahap ini, krida bina wana yang terdahulu hanya 2 kecakapan khusus terdiri dari konservasi tanah dan reboisasi kini telah disempurnakan SKK dan TKK terdiri dari:
1.      SKK Konservasi Tanah dan Air
2.      SKK Perbenihan
3.      SKK Pembibitan
4.      SKK Penanaman dan Pemeliharaan
5.      SKK Perlebahan
6.      SKK Budidaya Jamur
7.      SKK Persuteraan Alam.


MATERI KRIDA TATA WANA



LATAR BELAKANG
            Hutan sebagai sumber daya alam memegang peranan penting usaha pengawetan tanah, pengaturan tata air, pelestarian floraa, fauna, dan plasma nutfah, serta dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat akan hasil hutan. Oleh karena itu, sumber daya alam ini diperlukan pengurusan dan pengelolaan yang sebaik-baiknya untuk memperoleh manfaat secara optimal dan lestari.
            Dalam rangka pemanfaatan hutan secara lestari maka pengenalan kawasan hutan beserta fungsinya perlu dimasyarakatkan melalui kegiatan-kegiatan teknis praktis yang menarik. Untuk itu, dipandang perlu untuk menumbuhkan minat dan motivasi masyarakat, khususnya generasi muda dan Pramuka tentang Krida Tata Wana.

Minggu, 18 September 2016

Bersama Merintis Kembali SWB Cepu yang lama Vakuum

Bersama SWB Cepu

Minggu, 18 September 2016 bertempat di halaman samping Kantor KPH Cepu, Saka Wanabakti Blora mensosialisasikan tentang Dasar Saka Wanabakti kepada anggota dan calon anggota Saka Wanabakti Cepu, materi sosialisasi adalah tentang Struktur Organisasi Pramuka Saka Wanabakti dari Pimpinan Saka merangkap ADM Perhutani sampai ke Dewan Sakanya yg merangkap Anggota Saka juga Materi Dasar arti Saka Wanabakti juga Krida kridanya, hingga akhir ada beberapa pertanyaan seputar Saka dan sharing pengalaman selama berkegiatan di Saka Wanabakti. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat untuk kegiatan kedepannya, Salam Rimba!!

Bersama Merintis Kembali SWB Cepu yang lama Vakuum

Bersama SWB Cepu

Minggu, 18 September 2016 bertempat di halaman samping Kantor KPH Cepu, Saka Wanabakti Blora mensosialisasikan tentang Dasar Saka Wanabakti kepada anggota dan calon anggota Saka Wanabakti Cepu, materi sosialisasi adalah tentang Struktur Organisasi Pramuka Saka Wanabakti dari Pimpinan Saka merangkap Adm Perhutani sampai ke Dewan Sakanya yg merangkap Anggota Saka juga Materi Dasar arti Saka Wanabakti juga Krida kridanya, hingga akhir ada beberapa pertanyaan seputar Saka dan sharing pengalaman selama berkegiatan di Saka Wanabakti. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat untuk kegiatan kedepannya, Salam Rimba!!

Minggu, 14 Agustus 2016

Saka Wanabakti Blora dan Pramuka Se Kab. Blora Bersih Bersih Goa Terawang dengan Wakil Bupati Arief Rohman

Minggu, 14 Agustus 2016, Bertepatan dengan hari Gerakan Pramuka ke 55 Tahun. Saka Wanabakti Blora berserta Anggota Pramuka lainnya melaksanakan Bersih Goa Terawang, Desa Kedungwungu, Kec. Todanan yang diadakan oleh Kwartir Cabang dan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman. Karena Beliau juga dicalonkan menjadi Ketua Kwartir Cabang Blora, ini juga kegiatan Perdana beliau dalam bidang Kepramukaan. Diikuti oleh kurang lebih 200 Peserta dari berbagai kwartir Ranting, kegiatan bersih Goa dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 11.30.
"Semoga bukan hanya Taman Wisata di daerah Kota saja yang terkenal, namun juga di daerah pinggiran Kota ini bisa menjadi Daya Tarik Wisata Lokal maupun Mancanegara." Kata Kak Yono Selaku Sekcab Blora.

Rencananya Taman Wisata Alam Goa Terawang ini akan dijadikan lokasi Bumi Perkemahan seluas 5 Hektar khusus Kab. Blora yang akan bekerja sama dengan PERHUTANI BLORA.